Pembinaan Satker BLU melalui model Focus Group Discussion (FGD)
16 Jul 2012

Pembinaan Satker BLU melalui model Focus Group Discussion (FGD)

Liputan Focus Group Discussion (FGD) Satker BLU lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I Yogyakarta.

fdg-kanwil-1Dalam rangka mengimplementasikan Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor : PER-83/PB/2011 tanggal 5 Desember 2011, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I. Yogyakarta menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka membina Satker BLU lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I Yogyakarta pada hari Selasa tanggal 3 Juli 2012.

Acara tersebut diikuti oleh 4 satker BLU yaitu RS. DR. Sardjito, Universitas Negeri Yogyakarta, UIN Sunan Kalijaga dan Poltekkes Yogyakarta serta dihadiri oleh Perwakilan dari KPPN Yogyakarta dan tuan rumah Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I. Yogyakarta.

Dalam pengarahannya, Kepala Kanwil DJPBN Prov. DIY, Hendro Baskoro menjelaskan tentang pembagian peran pembinaan kepada satker BLU antara Direktorat PK BLU dengan Kanwil Ditjen Perbendaharaan sesuai dengan Perdirjen PBN No. PER-83/PB/2011 diatas, dimana fungsi Direktorat PK BLU sebagai regulator dan Kanwil DJPBN berperan dalam implementasi pembinaannya.

fdg-kanwil-2Dengan kegiatan ini diharapkan dapat terjalin harmonisasi antara pihak terkait yaitu Dit PK BLU, Kanwil DJPBN dan Satker BLU berupa koordinasi yang intensif mulai dari perencanaan sampai dengan pelaporan Satker BLU, sehingga menjadikan pembinaan yang dilakukan tersebut lebih efektif dan efisien dan pada gilirannya akan menunjang tujuan utama pembentukan satker Badan Layanan Umum.

Lebih lanjut Hendro Baskoro mengharapkan agar dari kegiatan ini dapat dicapai output yaitu adanya pemahaman dan komitmen bersama Dit PK BLU, Kanwil DJPBN dan Satker BLU atas ketentuan dalam PER-83/PB/2011, sebagai bahan laporan bagi Kanwil DJPBN dan mendapatkan masukan terkait dengan pengelolaan keuangan satker BLU.

Selanjutnya pada FGD kali ini diisi pemaparan materi yang disampaikan oleh 2 orang narasumber yaitu Heran Subagio dari Direktorat PK BLU dan M.I. Sri Nuryati dari Kanwil DJPBN Prov. D.I. Yogyakarta.
Pada pemaparannya, Heran Subagio menjelaskan kembali berbagai isu seputar pengelolaan keuangan satker BLU, mulai dari tujuan pembentukan, bagaimana mengelola pendapatan, kas, tarif dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan BLU.

Disamping itu dijelaskan pula berbagai permasalahan seputar PK BLU, antara lain :

1. Penyempurnaan regulasi PK BLU masih berlangsung;
2. Komitmen kementerian/lembaga untuk mengembangkan satkernya masih kurang;
3. Pemahaman pembina teknis masih kurang;
4. Pemahaman satker BLU mengenai prosedur teknis PK BLU masih kurang;
5. Perubahan mindset pengelola BLU dari birokrat ke wirausaha belum sepenuhnya berjalan.

fdg-kanwil-3Materi kedua diisi dengan materi penajaman fungsi pembinaan BLU khususnya yang dilakukan oleh Kanwil Ditjen Perbendaharaan pasca diterbitkannya Perdirjen PBN Nomor : PER83/PB/2011 tersebut.

Sesi ketiga diisi dengan diskusi dan tanya jawab seputar pengelolaan keuangan BLU. Seluruh satker BLU yang hadir diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, kritik, usulan, masukan dan saran kepada kedua narasumber.

Dari 19 pertanyaan yang masuk umumnya terkait dengan pengelolaan pendapatan dan aset BLU. Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 s.d. 13.00 WIB tersebut ditutup oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I. Yogyakarta, dengan harapan agar kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan koordinasi semua pihak, dilaksanakan secara periodik serta diharapkan menjadi model pembinaan BLU yang dilakukan oleh Kanwil DJPBN.

[/arief]

Comments are closed.